Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Dua Anak Panah Tertancap di Dada

Dua Anak Panah Tertancap di Dada

Maros, menit7.com – Andi Muh. Harun 19 tahun dilarikan ke Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo karena terkena dua buah anak panah yang tertancap di dada dan perut.

Ini akibat ulah sekelompok remaja yang mendatangi rumah korban di Kawasan Spring Royal Megah Country, dusun Panaikang, desa Parangloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros.

Kronologisnya, pada Jum’at yang naas itu korban berada di dalam rumahnya tiba – tiba datang pelaku Amin Rahman mendobrak pintu, dan masuklah Moch. Sidik Dwi Santoso bersama Nandar. Moch. Sidik Dwi Santoso melepaskan anak panah ke arah korban, sedangkan Amin Rahman dan Danang membentangkan busur ke arah korban. Anak panah yang dilepaskan Moch. Sidik Dwi Santoso mengenai dada korban,yang mengakibatkan korban dilarikan ke rumah sakit RS Wahidin Sudiro Husodo.

Tim Jatanras Polres Maros yang mendapat laporan adanya belasan remaja yang melakukan penganiayaan di Moncongloe segera bereaksi. Dipimpin langsung Kanit Opsnal Aiptu Jusman Mattu bersama dengan anggota Polsek Moncongloe yang di pimpin Kanit Reskrim Polsek Moncongloe IPDA Sukarman, SH dan di back up TMC Polda Sulsel berhasil mengamankan pelaku penganiayaan pada Jum’at 28 Pebruari 2020 sekitar jam 01.00 WITA lalu.

Dari hasil penyelidikan, Tim Jatanras mendapat informasi ada pelaku yang bernama Dini Puspita Sari beralamat di Sudiang. Tim Jatanras langsung menuju ke alamat yang dimaksud, dan berhasil mengamankan pelaku.

Pelaku lainnya pun yakni, Sandi, Gilang alias Cammulu Renaldi alias enak Fiki Chandra, Muh. Ariel alias Ari, Firman dan Much. Sidik Dwi Santoso, Muh. Ashari, Akbar, Danang, Nandar dan Amin Rachman diamankan di rumah masing – masing di Jalan KH. A Djabbar Ashiri Kelurahan Pai, Biringkanaya, kota Makassar, Jumat, 28/02-2020.

Ke 13 pelaku yang berhasi diamankan bersama beberapa barang bukti seperti 1 unit sepeda motor merk Fino warna merah. 1 unit sepeda motor Supra Fit warna hitam. 4 buah anak panah milik Moch Dwi sidik bersama ketapelnya. 4 unit handphone masing masing milik pelaku.

” Untuk korban saat ini masih di ruang UGD Rumah Sakit Wahidin untuk mendapatkan perawatan karena kedua anak panah masih menancap di dada dan perut korban, ” kata Kanit Opsnal Polres Maros, Aiptu Jusman.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti di amankan di Polsek Moncongloe dan selanjutnya dibawa ke Posko Jatanras Polres Maros guna proses hukum lebih lanjut. (Junaid/sug/ira)

4,855 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan