Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Dihadang 200 Orang  Eksekusi Sawah Batal, Kapolres Temui  Massa

Dihadang 200 Orang  Eksekusi Sawah Batal, Kapolres Temui  Massa
Kapolres Polman AKBP Muhammad Rifai, ditengah warga memberikan pengarahan agar massa tidak melakukan anarkis. ( foto idris/menit7)

POLMAN,MENIT7.com- Rencana eksekusi  sawah  di  desa Kurna Kecamatan Mapilli, oleh Pnegadilan Negeri (PN)  Polewali Mandar, gagal.  Rombongan jurusita dari PN Polman dihadang sekompok orang yang diduga massa dari tergugat, Hj Murni . Sedikitnya ada  sekitar 200 orang,   yang diduga  massa dari tergugat melakukan blokade jalan menuju lokasi  menggunakan kayu balok, Rabu, 21/2/2018.

Kasus ini mulai bergulir di  Pengadilan Negeri Polman sejak tahun 2012 lalu, sesuai  No perkara, 37.pdt.g/2012/PN, dengan tergugat  Hj. Murni. Perkara ini telah dinyatakan Inkcrak oleh pengadilan sehingga dilakukan eksekusi, berdasarkan permohonan pengugat. Namun upaya eksekusi digagalkan  ratusan massa menghadang  Panitera PN Polam  ditengah jalan menuju  tempat Kejadian Perkara (TKP).

Melihat kondisi itu, Kapolres Polman AKBP Muhammad Rifai, didampingi Kabg Ops Kompol. Ramli, turun tangan menemui massa, untuk mencegah agar tidak melakukan aksi anarkis. Ditengah massa, Kapolres berusaha menenangkan massa  dengan kalimat  religius agar tidak bertindak lebih jauh. Ia meminta massa pendukung tergugat, agar  mendukung tergugat dengan doa, apalagi kedua belah  pihak masih ada hubungan keluarga, massa diminta banyak mengingat Aallah Swt.

Kapolres juga, mengajak kepada tergugat untuk melakukan diskusi dengan pengugat agar bisa menyelesaikan masalah ini tampa melibatkan massa, Masalah tidak diselesaikan dengan masalah tetapi diselesaikan dengan silaturahmi. Sebagai muslim harus taat hukum, karena  hukum dinegara kita tidak ada yang bertentangan  agama, olehnya mari perbanyak ibadah, imbuh Kapolres.

Pihak Polres Polman sebelum  telah mengajukan surat penundaan  eksekusi ke pihak PN. Polewali, dengan pertimbangan eksekusi ini bertepan dengan  tahapan pilkada Kabupaten  Polman, sehingga dikwatirkan bisa memicu konflik warga.#idris/menit7.

 

Ralat, Eksekusi Empang, seharusnya eksekusi Sawah

2,406 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan