Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Diduga Menggunakan Ijazah Palsu, Kades Doda Ditahan Kejaksaan

Diduga Menggunakan Ijazah Palsu, Kades Doda Ditahan Kejaksaan

Pasangkayu, Menit7.com- Karena ambisinya  ingin Menjadi Kepala Desa, Resmi Naso ( 54 ) akhirnya berusan  dengan phukum. Ia ditahan pihak Kejaksaan Negeri Mamuju Utara, setelah penyidik Polda Sulbar melimpahkan Berdasarnya,  Kamis (27/9/2018).

Kejadiannya,  berawal dari ketika Resmi Nosu,  mencalonkan dirinya menjadi kepala Desa Doda, Kecamatan Sarudu, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat. Pada tahun 2017 silam. Saat memasukan berkas pencalonan  mereka diduga menggunakan ijazah palsu yang diperolehnya dari salah satu sekolah di Bambaloka. Dan tersangka berhasil  terpilih. Oleh masyarakat setempat melaporkan ke Polda Sulbar karena mengetahui tersangka tidak lulus sekolah pada waktu itu.

Setelah melakukan penyelidikan selama kurang lebih delapan bulan atas laporan masyarkat, pihak kepolisian Polda Sulawesi Barat, akhirnya melimpahkan kasus dugaan pemalsuan ijazah yang melibatkan oknum kepala desa doda, Resmi Naso kepihak Kejaksaan Negeri Mamuju Utara setelah berkasnya dinyatakan lengkap alias (P21).

 

Dengan dikawal dua orang penyidik dari polda sulbar, (RN) tiba dikantor kejaksaan kemudian digiring masuk kedalam kantor kejaksaan negeri mamuju utara dan langsung menuju keruangan Kasi Pidum untuk penyerahan berkas perkara dugaan pemalsuan ijazah yang dinyatakan telah P21.

Sekitar kurang lebih dua jam berada dikantor kejaksaan penyidik dari polda sulbar IPDA Hamri bersama dengan salah seorang rekannya kemudian keluar meninggalkan kantor kejaksaan. Sebelum meninggalkan kantor kejaksaan IPDA Hamri kepada awak media mengatakan,  Kedatangan kami dikantor kejaksaan untuk pelimpahan kasus dugaan pemalsuan ijazah oknum kepala desa doda yang dinyatakan telah P21 oleh kejaksaan. Tegas IPDA Hamri.

 

Setelah beberapa jam berada dikantor kejaksaan, oknum kepala desa ini kemudian keluar dengan menggunakan rompi berwarna merah bertuliskan tahanan kejaksaan Negeri Mamuju Utara. Dengan pengawalan ketat, Tersangka  langsung digiring masuk kedalam mobil tahanan, guna pemahaman di Rutan Pasangkan.

Kasi Pidum Kejari Matra, Junaedi, SH mengatakan, tersangka inisial RN pelaku dugaan pemalsuan ijazah yang berkasnya dilimpahkan dari Polda Sulbar ditahan selama 20  hari kedepan terhitung sejak hari ini, katanyaSebelumnya  tersangka Resmi Nasi juga  ditahan dipolda Sulbar sebelum berkasnya dinyatakan P21. kini oknum kepala desa doda tersebut mendekam di rumah tahanan kelas IIB Randomayang sebagai tahanan jaksa. (Joni)

1,422 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan