Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Diduga Lelang Proyek Bermasalah, PT.KMAS Layangkan Surat Sanggahan ke Pokja ULP

Diduga Lelang Proyek Bermasalah, PT.KMAS Layangkan Surat Sanggahan ke Pokja ULP

MAMUJU, MENIT7 – Proses pelelangan dilakukan oleh Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) dalam paket proyek pematangan lahan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dengan anggaran senilai Rp2 milliar lebih. Dinilai ada dugaan tidak transparan kepada pihak rekanan.

Seperti dialami salah satu rekanan, Thamrin Syam pemilik perusahaan PT.Karya Mitra Abadi Sulbar (KMAS) beralamat di Jalan A.Dai Kelurahan Binanga, Mamuju, Sulbar dengan surat sanggahan. Nomor: 05/PT.KMAS-PM/SGH/CF-PLP/IX/2017 terkait Pokja ULP Kontruksi Cut-Fiil dan Pematangan Lahan Balai POM di Mamuju, Tahun Anggaran (TA) 2017.

Dalam isi surat sanggahannya, Ia menilai penetapan pemenang PT Sido Mukti Pratama oleh Pokja ULP Pengawasan Obat dan Makanan (POM) tidak memenuhi syarat yang di persyaratkan, sesuai bukti terurai dalam surat sanggahan itu.

Seperti dikatakan, Ketua Badan Pimpinan Provinsi Asosiasi Kontraktor Umum Nasional (BPP ASKUMNAS) Sulbar, Andi Arham Pasanrangi.

“Dalam hal Pokja tidak cakap, kurang tahu atau pura-pura tahu, sangat jelas tim evaluasinya tidak beres. Bahkan Perusahaan yang dimenangkan kualifikasinya tidak berlaku lagi serta tidak memenuhi syarat,” kata Andi Arham, kepada Menit7.com di Mamuju, Minggu (10/9/2017) malam.

Menurutnya, pihak Pokja ULP melanggar Peraturan Lembaga (PL) LPJK No 6 Tahun 2014 .

Darinya itu, dalam surat sanggahan pihak PT KMAS meminta dengan tegas, agar Pokja ULP kontruksi Gut-Fil dan pematangan lahan Balai POM di Mamuju bahwa surat sanggahan tersebut benar, selanjutnya pemilihan langsung dinyatakan gagal.

Sampai berita ini ditulis untuk dipublikasikan, belum ada konfirmasi ke pihak Pokja ULP Pengawasan Obat dan Makanan (POM).(M7 1)

3,752 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

One Response

Tinggalkan Balasan

Dibagikan