Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Dideportasi dari Malaysia, TKI Asal Sulbar Terlantar di Sumut

Dideportasi dari Malaysia, TKI Asal Sulbar Terlantar di Sumut

Menit7.com-  Tenaga Kerja Indonesia ( TKI) Ferdy bin Malik bersama istri dan empat orang anaknya yang masih balita sudah lima hari telantar di Bandara Kualanamu Deliserdang. Dia dan keluargannya adalah tenaga kerja Indonesia yang sudah bekerja di Malaysia selama 12 tahun. Kini ia bingung untuk pulang ke kampung di Makasar karena tidak ada uang.

 

Satu keluarga ini berasal dari Sulawesi Barat, masing-masing Ferdi Malik (40), istrinya Hasna (37) dan keempat anak mereka, Muhamad Yusuf (5), Muhamad Ismail (4), Khairul (3) dan Muhamad Ibrahim (6 bulan). Satu keluarga ini warga Desa Kelapa Dua Kecamatan Andreapi Polewali Mandar Sulawesi Barat.

 

Ferdi malik dan keluarganya dideportasi pihak imigrasi Malaysia pada Selasa 16 Oktober 2018 lalu dari Kuala Lumpur. Sebelumnya Fredy dan istrinya bekerja sebagai buruh pabrik selama 12 tahun di Malaysia. Dia dideportasi oleh imigrasi Malaysia karena tidak memiliki dokumen resmi untuk tinggal di Malaysia. Fredy merupakan pekerja Indonesia yang masuk ke Malaysia secara non prosedural.

 

Kini empat anak Fredy mulai terserang sakit karena sudah 5 hari tidur di lantai Bandara Kualanamu. Dia berharap ada pihak yang dapat memulangkan dia dan keluaganya ke kampung halamannya di Sulawesi Barat.

 

Selama terlantar di Bandara Kualanamu, satu keluarga ini hanya mendapat makan dan minum dari para pekerja bandara yang iba atas nasib keluarga ini. Terutama keempat anaknya yang masih balita dikhawatirkan terjadi hal hal yang membahayakan pada keluarga ini selama terkatung katung di Bandara Kualanamu. Saat ini mereka terpaksa menginap di lantai II gedung Railink untuk sementara.

 

Pihak BP3TKI Bandara Kualanamu melalui Kordinator layanan TKI saat dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan pihaknya tidak ada laporan terkait pemulangan yang bersangkutan, sehingga mereka tidak memberikan fasilitas pemulangan.

 

“Kami tidak menerima laporan keluarga itu dan kalau tidak ada itu adalah ranahnya Dinas sosial,” pungkas Suyoto Kordinator pengawasan TKI Bandara Kualanamu via seluler, Sabtu (20/10).di kutip dari Metro online.co.(wan/join)

 

1,909 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan