Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Dengan Semangat Gotong Rotong, Warga Wonomulyo Bangunan Mushalla

Dengan Semangat Gotong Rotong, Warga Wonomulyo Bangunan Mushalla

POLMAN,MENIT7.com-Tradisi gotong royong warga Dusun Tulung Agung Desa Sumberjo Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar, masih terus dipertahankan. Hal itu terlihat saat membangun Musholla Nurussafaat. Warga setempat membangun sarana ibadah  dengan semangat  gotong royong. Pekerjaan Mushallah ini tidak hanya sebatas   pekerjaan fisiknya, akan tetapi merekan juga secara gotong royong melakukan  penggalangan dananya.

Kegiatan Pembangunan Mushallah ini dimotori oleh Kades Sumberjo Murdifin dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Wonomulyo Samire, S.Ag serta sejumlah tokoh masyarakat warga Dusun Tulung. Keberadaan Kades dan Kepala KUA membuat warga terlihat kompak dan saling bahu membahu dalam mengerjakan pembangunan sarana ibadah tersebut.

Menurut Kades Sumberjo, mengatajkan tradisi gotong royong masih kental di Desa Sumberjo saya selaku kepala pemerintahan berdasarkan hasil rembuk musyawarah kemarin di dalam kebersamaan ini lewat gotong royong saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat sehingga kita terjalin silatuhrahim kepada masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lainnya.”

Lanjut Murdifin , pembangunan Musholla ini donaturnya itu berasal dari warga setempat, ada yang menanggung semen, batu pondasi, seng, serta material bangunan lainnya ditanggung oleh warga sendiri, kecuali kayunya ditanggung oleh warga Binato, secara kebetulan waktu musyawarah beliau sempat hadir, dan beliaupun ikut perpartisipasi untuk menyumbangkan kayunya.

Untuk mempertahankan tradisi gotong royong di Desa Sumberjo, Murdifin, menhimbabuu dusun yang lain agar bisa mencontoh warga dusun Tulung Agung, “ jadi kalau ada yang mau dibangun dalam bentuk apapun mari kita tanamkan tradisi gotong royong kaena tradisi gotong royong itu sudah mulai hilang dan inilah kita mau bangun di masyarakat Desa Sumberjo,” katanya.

Sementara itu, Kepala KUA Wonomulyo Samiren, S.Ag, mengatakan, tentang tradisi gotong royong yang ada di Dusun Tulung Agung sangat salut sekali ketika hidup di tengah-tengah kampung ternyata gotong royong itu masih ada. “”Dengan adanya gotong royong ini masyarakat bisa bersatu karena seberat apapun kalau kita bersatu beban yang kita emban menjadi ringan seperti pepatah mengatakan berat sama di pikul ringan sama di jinjing.”

Senada dengan itu salah satu tokoh masyarakat, bernama Simon juga mengungkapkan dukungannya agar tradisi gotong royong tetap dibudayakan agar kerukunan di masyarakat tetap terjalin. # Syarifuddin /m7.

1,108 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan