Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Dana DIPA Polman 2018 Capai Rp1,2 Triliun

Dana DIPA Polman 2018 Capai Rp1,2 Triliun

MAMUJU, MENIT7.com – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Ali Baal Masdar (ABM)  menyerahkan langsung Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) secara simbolis kepada enam kepala daerah. Dana transfer ke daerah dan dana desa kepada perwakilan 6 kabupaten di Ruang Pola Lantai IV Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (19/12/2017)

Berdasarkan data DIPA, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menerima dana paling besar di lingkup Sulbar dengan alokasi anggaran 2018 yakni mencapai Rp1,2 triliun.

DIPA Sulbar 2018 mencapai Rp6.620,83 triliun, belum termasuk alokasi APBN untuk kementerian atau lembaga pemerintah non kementerian di Sulbar sebesar Rp 3.279 trliun. Secara keseluruhan, total DIPA Sulbar pada tahun 2018 menembus Rp9.900900 triliun. Jumlah itu mengalami peningkatan dibandingkan DIPA Sulbar 2017 hanya berkisar Rp9.760,82 miliar.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan, alokasi DIPA Kabupaten Polman yang paling besar di Sulbar agar dilaksanakan DIPA dengan baik serta sesuai dengan peruntukanya.

“Itu sesuai dengan jumlah penduduk yang ada, luas wilayahnya dan penerima penghasilannya,” ucapnya.

Menurut gubernur, DIPA Sulbar 2018 terbilang besar dan itu patut disyukuri. Besarnya alokasi anggaran untuk provinsi ini merupakan wujud kepercayaan pemerintah pusat terhadap Sulbar.

Ia melanjutkan dana dari pemerintah pusat diserahkan diharap dapat memberikan dampak ganda bagi pembangunan di Sulbar.

“Program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat harus diprioritaskan, pengalokasian anggaran yang kurang produktif seperti perjalanan dinas, kegiatan di luar kantor saya minta lebih diefisienkan,” katanya.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharan Sulawesi Barat, Saiful Islam mengatakan, prinsip penganggaran menggunakan metode performance space berbasis kinerja.

“Jika daerah mencapai performance yang bagus, kita lihat apakah mencapai kinerja output yang baik kemudian dia akan bisa mendapat alokasi buget di tahun berikutnya,'” terangnya.

Saiful juga mengatakan, untuk daerah yang mendapat DIPA rendah, itu bisa jadi dikarenakan kegiatan yang dilakukan tahun-tahun sebelumnya telah selesai, sehingga alokasi DIPA untuk pembangunan tahun selanjutnya tidak sebesar tahun sebelumnya.

Adapun DIPA dana transfer ke daerah dan dana desa kepada perwakilan 6 kabupaten se Sulbar masing-masing:

Kabupaten Polewali Mandar Rp 1.205,79 triliun.

Kabupaten Mamuju Rp 939,48 miliar.

Kabupaten Mamasa Rp881,52 miliar.

Kabupaten Majene Rp760,19 miliar.

Kabupaten Mamuju Utara Rp738,38 miliar.

Kabupaten Mamuju Tengah Rp560,69 miliar.#hn/m7

3,804 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan