Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Polres Mamuju Adakan Bimtek

Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Polres Mamuju Adakan Bimtek

MAMUJU, MENIT7 – Bercermin dari bencana besar Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang sering terjadi dibeberapa daerah di Indonesia, sepertinya Polres Mamuju tidak mau hal serupa, terjadi di wilayah Kabupaten Mamuju.

Dari hasil pantauan Kepolisian Resort (Polres) Mamuju, sedikitnya ada lima titik hot spot yang berada di wilayah Kabupaten Mamuju, kelima titik tersebut berada di wilayah Kecamatam Kalumpang dan Kecamatan Bonehau.

Untuk itu, Jumat (8/9/2017) di Aula Mapolres Mamuju, menggelar Bimbingan Tekhnis (Bimtek) sistem monitoring Karhutla dengan menggunakan aplikasi komputer / HP android (IT) dan bimbingan tekhnis Penanggulangan Karhutla.

Kegiatan ini, dipimpin Wakapolres Mamuju, AKBP Pius Bontong, didampingi Kabag Ops Polres Mamuju, Kompol Tamam Hadi Kisworo, S.sos dan dihadiri jajaran para pejabat utama Polres Mamuju dan personil Polres Mamuju.

Dengan nemanfaatkan perkembangan dan kemajuan tekhnologi, para personil Polres Mamuju tersebut diajari tentang cara nendeteksi sedini mungkin dan mengantisipasi terjadinya Karhutla dengan menggunakan Hp android maupun laptop.

Tidak hanya itu, dia juga dibekali dengan tekhnik-tekhnik cara mengatasi dan menanggulangi Karhutla apabila terjadi di wilayah mereka.

Di hadapan para peserta bimbingan tersebut, Wakapolres Mamuju nengatakan,

“Kita harus selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya Karhutla, jangan sampai Karhutla terjadi kita baru mau bergerak, sedini mungkin kita harus mendeteksi munculnya Karhutla,” ucap Wakapolres.

Kabag Ops Polres Mamuju juga menambahkan, bangun kerjasama dengan pemerintah setempat untuk melakukan pencegahan dan Bhabinkamtibmas harus nemberi sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya dan dampak besar yang ditimbulkan oleh Karhutla.

Tindak tegas pelaku pembakaran, baik dari perorangan maupun perusahaan, agar ada efek jera, bahwa tindakan pembakaran adalah tindak pidana, tegas Kabag Ops.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa setiap Polsek harus memiliki Command Center penanggulan Karhutla, agar dapat memonitor setiap perkembangan-perkembangan munculnya Karhutla. (Hms/M7)

2,422 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan