Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Busyet..!!! Napi Kendalikan Bisnis Narkoba, Unsur Suap Oknum Aparat Patut Didalami?

Busyet..!!! Napi Kendalikan Bisnis Narkoba, Unsur Suap Oknum Aparat Patut Didalami?
Ilustrasi Napi Narkoba

JAKARTA,M7 –  Ketua Masyarakat Antikorupsi (Marak), Agus Yohanes mengatakan, unsur dugaan suap melibatkan oknum petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusa Kambangan, Aseng sebagai penghuni dan pengendali penyelundupan 1,2 juta pil ekstasi dari dalam penjara yang diungkap Bareskrim Polri, sudah sepatutnya didalami.

“Sangat ironis, alat komunikasi masih bisa masuk ke dalam lapas. Apalagi, kejadian pengungkapan kasus narkoba yang dikendalikan dari dalam lapas, sudah sering terjadi. Ini merupakan bagian dari kegagalan Menteri Hukum dan Ham dalam membenahi lapas,” ujar Agus Yohanes melalui siaran pers dikutip dari  SP, Minggu (6/8/2017).

Menurutnya, pencopotan terhadap kalapas dalam kasus Aseng yang mengendalikan bisnis narkoba bukan sebuah jawaban untuk membawa efek jera. Sebaliknya, perlu didalami apakah ada unsur suap terhadap oknum petugas sehingga Aseng bisa memiliki alat komunikasi untuk mengendalikan bisnis narkobanya dari dalam Lapas Nusa Kambangan.

“Patut dipertanyakan jika seorang Aseng bebas menggunakan alat komunikasi di dalam lapas. Patut dicurigai, Aseng dipastikan ada menyuap oknum petugas di sana. Dengan mengendalikan bisnis narkoba, Aseng dipastikan memiliki banyak uang yang bisa dipergunakan menyuap oknum. Jika benar ada unsur suap maka patut diproses secara pidana,” katanya.

Ditambahkan, pengungkapan kasus narkoba jaringan internasional yang dikendalikan napi dari dalam lapas, sudah berulangkali terjadi. Pengungkapan kasus ini merupakan bukti bahwa pembenahan lapas maupun Rumah Tahanan (Rutan) belum dilakukan secara maksimal.

“Presiden Joko Widodo patut untuk mengevaluasi jabatan Menteri Hukum dan Ham, Yasonna Laoly. Sebab, pengungkapan kasus narkoba ini merupakan indikasi bagian dari kegagalannya dalam memimpin,” sebutnya. (SP/M7)

2,650 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan