Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Bosan dengan Janji Pemerintah, ini yang Dilakukan Warga Desa Makmur

Bosan dengan Janji Pemerintah, ini yang Dilakukan Warga Desa Makmur

Pasangkayu,Menit7.com, -Pekerjaan yang paling membosankan adalah menunggu janji yang tidak pasti. Paling tidak kondisi inilah yang dialami  warga di Dusun Karya Makmur, Desa Makmur Jaya, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat.

Bosan dengan manis Pemerintah Kabupaten Pasangku,  untuk memperbaiki jalan akses menuju desanya  tak kunjung teralisasi.Kondisi jalan kian hari semakin memperihatinkan. Dimusim kemarau jalan berdebu,  dimusim hujan berlumpur.

Karena bosan dengan janji,  puluhan warga menanam sejumlah pohon pisang ditengah jalan yang menhubungkan antar Sulbar,  dengan  Sulteng.

Aksi ini spontan dilakukan puluhan warga Desa Makmur Jaya karena kesal terhadap janji – janji pemerintah yang hingga kini jalan penghubung antara Kabupaten Donggola, Provinsi Sulawesi Tengah dengan Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat tak kunjung diaspal.

Padahal, pemerintah pusat sedang menggenjot pembangunan infrastruktur jalan agar perputaran ekonomi di daerah bisa meningkat. Namun tidak bagi warga dusun karya makmur, desa makmur jaya. sejak puluhan tahun silam jalan sepanjang kurang lima kilo meter ini tidak pernah tersentuh oleh pengaspalan.

Jalan yang berlubang sepanjang lima kilo meter tersebut kerap kali membuat pengendara roda dua terjatuh akibat jarak pandang yang terganggu karena debu berterbangan saat mobil truk pengangkut buah kelapa sawit milik perusahan melintasi wilayah dusun karya makmur.

Selain berdebu, jalan penghubung antar kabupaten yang tiap harinya digunakan ribuan warga sebagai akses keluar masuk ke wilayah Lalundu kabupaten Donggala dan kabupaten Pasangkayu ini juga berlumpur dan penuh dengan genangan air apabila musim penghujan tiba.

Zaenal Abidin warga desa makmur jaya mengatakan, “warga kesal karena hanya dijanji oleh pemerintah sehingga warga melakukan aksi protes dengan cara tanam pohon pisang dijalan, terang Zaenal

Lanjut Zainal menjelaskan “sebelumnya jalan ini sudah mau diaspal namun pengaspalannya dialihkan ke tempat lain,tutunya Zainal yang saat itu ikut aksi tanam pohon pisang. (Joni Banne Tonapa)

845 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan