Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Banjir Sungai Welang, Pemprov Jatim Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang,  Pemprov Jatim Beri Penanganan Darurat

BANDUNG, MENIT7.com – Meluapnya Sungai Welang karena hujan deras di daerah hulu yang mengakibatkan banjir di Pasuruan, segera diresponse dengan cepat oleh Pemprov Jatim. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemprov melalukan pendataan korban dan pemberian penanganan darurat.

“Dari data tersebut, Pemprov bersama Pemkab Pasuruan akan melakukan penanganan darurat,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim, Benny Sampirwanto, saat dihubungi, Kamis (22/2/2018) terkait langkah yang dilakukan Pemprov Jatim terhadap banjir di Pasuruan.

Benny mengatakan, response cepat ini dilakukan karena banjir ini mengakibatkan jalan pantura Surabaya-Banyuwangi di Kecamatan Kraton lumpuh total sehingga harus ditutup sementara. “Tak hanya itu, beberapa desa juga ikut tergenang” katanya.

Beberapa desa tersebut yakni Desa Tambakan, Desa Kalianyar di Kelurahan Kalirejo, Kec. Bangil dengan ketinggian air rata-rata 40-120cm. Desa Kedawung Kulon, Kec. Grati dengan ketinggian air 40-80 cm, dan Desa Sukorejo, Kecamatan. Pohjentrek dan Desa Sidogiri, Desa Tambak Rejo, Kecamatan  Kraton (ketinggian air rata-rata 40-100cm).

Menurut Benny, gerak cepat juga dilakukan Pemerintah provinsi untuk menangani banjir di Kabupaten Jombang. Yakni dengan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Jombang untuk melakukan pendataan dan penanganan darurat bagi warga yang terdampak banjir.

Banjir di Kabupaten Jombang diakibatkan hujan deras di wilayah Kediri sehingga membuat debit air di Sungai Gunting mengalami peningkatan dan meluap serta menggenangi beberapa desa di 5 kecamatan.

Beberapa titik yang tergenang banjir adalah di Dusun Getakan dan Dusun Pandean di Desa Kauman, Kecamatan Ngoro, Desa Selorejo, Desa Kedawong, Desa Kayen, dan Desa Catak Gayam di Kecamatan Mojowarno, Desa Mojounggul di Kecamatan Bareng, Desa Kademangan dan Desa betek di Kecamatan Mojoagung, dan Desa Curahmalang dan Desa Talun Kidul di Kecamatan Sumobito.

Akibat banjir tersebut, terdapat 29 pengungsi di Balai Desa Kademangan, Yakni 5 orang laki-laki dewasa, 14 perempuan dewasa, 8 orang balita, 2 bayi, dan 1 korban sakit. #haludin/Menit7

 

1,596 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan