Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Aksi Kriminalitas di KSB Cukup Tinggi, Warga Resah

Aksi Kriminalitas di KSB Cukup Tinggi, Warga Resah

SUMBAWA BARAT, MENIT7.Com – Maraknya aksi kriminalitas di wilayah hukum Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) diantaranya beberapa kasus pencurian rumah, salah satunya yang terjadi di kelurahan Sampir, kasus penjambretan di Kecamatan Seteluk, pembobolan mobil boks di Kecamatan Jereweh, belum lagi kasus tabrak lari yang merenggut nyawa korban belum juga terungkap, kasus tabrak lari di KTC, kasus tabrak lari di Poto Tano dan Desa Arsuning.

Belum lagi tingginya angka pelecehan sexual korban anak dibawah umur termasuk yang terjadi di KTC, belum lagi pencurian SPM yang semakin marak, membuat masyarakat Sumbawa Barat resah. Sebab, tak hanya mengincar harta benda, para pelaku kejahatan kini juga tak segan untuk melukai korban-korbannya.

Tak jarang maraknya aksi kejahatan baik pencurian, penjambretan, tabrak lari,pelecehan sexual dan kejahatan lainnya jalanan di membuat masyarakat resah. Sebab, pelaku kejahatan itu terus bermunculan, dengan modus dan model yang berbeda.

Seperi dikatakan, Arifin Ilham warga Kelurahan Sampir berharap kepada pihak kepolisian segera mengantisipai, agar korban tidak terus bermunculan. Sebab jika tidak, maka akan banyak korban lain yang bermunculan.

“Saya mewakili masyarakat Sumbawa Barat berharap pengamanan oleh pihak kepolisian terus ditingkatkan. Meskipun kami senang melihat banyak pelaku yang ditangkap, namun hal itu belum juga membuat kami tenang karena masih banyak kejadian lain yang terjadi,” pungkasnya.

Presiden Pront Pemuda Taliwang M Sahril Amin mengatakan jika tingginya aksi kriminalitas di Sumbawa Barat merupakan sebuah hal yang tidak dapat dihindari. Sebab Kabupaten Sumbawa Barat merupakan salah satu daerah pertambangan terbesar kedua di Indonesia , yang banyak dijadikan tujuan para pelaku kejahatan dari berbagai daerah.

“Aksi kriminalitas merupakan sebuah hal yang tidak dapat dihindari di Sumbawa Barat . Sebab, banyak sekali orang termasuk para pelaku kejahatan yang datang untuk beraksi di daerah ini,” kata Sahril,Selasa (26/9)

Untuk menekan angka kriminalitas tersebut, Sahril mengatakan jika pihak kepolisian harus lebih meningkatkan berbagai hal termasuk tindakan preventif maupun represif. Hal itu dirasa penting agar ruang gerak pelaku kriminal dapat dipersempit dan masyarakat dapat merasakan kehidupan aman.

Yang lebih memprihatinkan lagi adalah, bahwa saat ini Kabupaten Sumbawa Barat dalam kondisi darurat narkoba, hal tersebut berdasarkan pernyataan Bapak Kapolres.

“Ia mengatakan status ini sangat memprihatinkan. Penyalahgunaan narkotika ini dapat menyebabkan dampak buruk bagi masyarakat, di antaranya memicu tindak kejahatan, menelantarkan anak, berperilaku seks menyimpang, hingga mengakibatkan kematian, “ jelas Amin.

“Petugas polisi sebagai pihak yang berwenang mengenai tanggungjawab keamanan harus terus mengupayakan berbagai hal untuk menekan angka kriminalitas itu. Banyak hal dapat dilakukan termasuk terus menggelar razia baik siang ataupun malam hari,” imbuhnya.

Selain itu, Sahril juga berharap polisi menyebar nomor-nomor penting yang dapat dengan mudah diakses masyarakat jika melihat atau menjadi korban dari aksi kriminalitas jalanan tersebut. Sebab selama ini, banyak masyarakat yang kesulitan untuk melaporkan kejadian itu.

“Nomor-nomor penting harus disebarluaskan kepada masyarakat, sehingga mereka dapat dengan mudah melaporkan kejadian kejahatan yang dilihat ataupun dirasakannya. Hal itu penting untuk mempercepat penanganan dan penangkapan pelaku,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Sumbawa Barat Iptu I Putu Agus Indra Lesmana S.Ik melalui WA mengatakan , pihaknya mempunyai data pengungkapan penjambretan yang sudah diungkap, termasuk zina juga pihaknya telah menyelamatkan terduga pelaku hingga bisa diproses hukum.  “Itu hanya beberapa kasus yang saya sebutkan masih ada lagi kasus-kasus yang lain yang berhasil diungkap, dan Alhamdulillah bisa kami ungkap,“ bantah Iptu Agus.

Sementara Kapolres Sumbawa Barat AKBP Andy Hermawan saat dikonfirmasi via WhatsAap (WA) terkait hal tersebut, tidak menanggapi ataupun memberi klarifikasi. (Edi Chandra)

2,698 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan