Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Aduhaiii..!!! Sudah 1.008 Perempuan di Kota Ini Jadi Janda

Aduhaiii..!!! Sudah 1.008 Perempuan di Kota Ini Jadi Janda

BALIKPAPAN,MENIT7.com –  Hingga pertengahan Desember, Pengadilan Agama Balikpapan mencatat 2.263 perkara yang diajukan oleh masyarakat. Dari data tersebut, tersisa 76 kasus yang belum diputus. Mulai dari izin poligami, penetapan ahli waris, maupun perceraian.

Paling mendominasi ialah cerai gugat sebanyak 54,88 persen, atau sebanyak 1.242 perkara. Bila melihat data yang dihimpun, maka 1.008 perempuan telah sah berstatus janda pada tahun ini.

“Masih sama dengan bulan lalu, paling banyak ialah pengajuan perceraian oleh pasangan perempuan. Pada bulan ini saja ada 64 kasus diterima, ditambah sisa kasus bulan lalu yang belum diputus 197 dan baru 55 kasus yang dikabulkan,” ujar M Khafi, Wakil Kepala Pengadilan Agama Balikpapan.

Khafi menyebutkan, banyak faktor penyebab pengajuan perceraian tersebut. Perceraian yang diajukan beralaskan tidak adanya keharmonisan dalam rumah tangga sebanyak 730 kasus. Sedangkan faktor ekonomi yang sempat mendominasi ada 84 kasus. Untuk 277 kasus perceraian juga terjadi dikarenakan tidak ada tanggung jawab. Poligami tidak sehat tiga kasus. Faktor hukuman 19 kasus. Dan ada pula dikarenakan perselingkuhan empat kasus.

“Tiap bulan hampir ratusan perkara disidangkan namun tidak semua diputus dengan dikabulkan. Beberapa ada yang dicabut maupun ditolak,” ucap. Penolakan biasanya dikarenakan data yang diberikan ada yang tidak sesuai maupun ditemukan keganjilan dalam berkas.

“Seperti halnya dalam perizinan poligami, kami meminta suami mendatangkan istri ataupun mengajak keluarga/rekan dari pihak istri, tetapi tidak dipenuhi dan terlalu banyak alasan sehingga kami batalkan permintaannya,”  imbuhnya.

Hakim Pengadilan Agama (PA) Kelas I A Balikpapan Drs Rusinah menjelaskan sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, poligami dapat dilakukan bila pasangan (istri) tidak mampu melayani, mengalami cacat badan, ataupun tidak dapat memberikan keturunan.

Dan yang terpenting ialah mengantongi izin istri atau diketahui istri sah. Ketentuan lain, suami mampu memenuhi kebutuhan alias mapan dan mampu bersikap adil.

“Ketika mengajukan poligami, suami mesti menyertakan surat keterangan penghasilan, surat pernyataan persetujuan suami dan istri atas pemberian izin poligami,” tutupnya.#KP/ed M7.

3,838 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan