Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Ada Mau Rubah Pancasila, Kosgoro Lawannya

Ada Mau Rubah Pancasila, Kosgoro Lawannya

JAKARTA, MENIT7.com – Ketua Umum Pimpinan Kolektif Kosgoro 1957, HR. Agung Laksono menegaskan bahwa kader Kosgoro hendaknya menjadi Benteng pertahanan tegaknya ideologi negara yakni Pancasila.

“Tak satupun yang dapat merubah Pancasila.  Jika ada yang berani merubah ideologi negara ini maka lawannya adalah Kosgoro, ” kata Agung Laksono saat menyampaikan pidatonya pada acara pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Kosgoro 1957 yang berlangsung di Hotel Peninsula, Slipi Jakarta (12 /12/ 2017).

Acara Kosgoro, yang merupakan salah satu pencetus lahirnya Partai Golkar, dibuka oleh Menteri Perindustrian sekaligus politikus Golkar, Airlangga Hartarto.

Sejumlah tokoh elit Golkar turut hadir diantaranya Presiden RI ketiga,  BJ Habibie yang juga Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar,  plt Ketua Umum Partai Golkar,  Idrus Marhan, Ketua Dewan Kosgoro Daerah  (DKD)  Sulbar, H Anwar Adnan Saleh,  Ketua DKD Sulsel, Syahrul Yasin Limpo dan ratusan kader Kosgoro dari 34 provinsi ysng ada di Indonesia.

Agung mengatakan,  kedudukan formal Pancasila yang sangat kuat baik sebagai ideologi NKRI (staatsideologie)  dan pandangan hidup bangsa (weltanschauung)  sering tampak tidak selalu sejajar dengan pengamalan Pancasila dalam kehidupan nyata bernegara dan berbangsa.

“Jangan sekali-kali mengabaikan nilai nilai Pancasila. Ini menjadi tugas Kosgoro untuk ikut mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila,” kata mantan Memkokesra ini.

Agung menyebutkan, ada empat pilar kebangsaan dalam mempertahankan eksistensi bangsa yakni UUD 1945, Pancasila,  Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.

Sehingga katanya,  keteladanan para pemimpin formal, (pejabat negara) maupun informal (tokoh masyarakat) harus memegang teguh nilai nilai Pancasila sehingga masyarakat luas bisa mengikutinya.

Ia menambahkan, Kosgoro sebagai ormas pendiri Golkar hendaknya mempersiapkan diri mrnghadapi momentum politik yakni Pilkada serentak 2018, pemilihan legislatif dan Pilpres tahun 2019 yang akan datang.#acc/jay.

4,498 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan